Sinergi Ulama, Umaro, dan Pemuda: Pembacaan Manakib dan Arak-arakan Gunungan Warnai Sedekah Bumi Lambanggelun
Berita Desa

Sinergi Ulama, Umaro, dan Pemuda: Pembacaan Manakib dan Arak-arakan Gunungan Warnai Sedekah Bumi Lambanggelun

Dipublikasikan 23 Mei 2026 oleh Tim Desa Lambanggelun

Sinergi Ulama, Umaro, dan Pemuda: Pembacaan Manakib dan Arak-arakan Gunungan Warnai Sedekah Bumi Lambanggelun

PANINGGARAN – Pemerintah Desa Lambanggelun, Kecamatan Paninggaran, sukses menggelar tradisi tahunan Sedekah Bumi sebagai wujud rasa syukur atas melimpahnya hasil pertanian dan keselamatan warga. Acara kebudayaan yang kental dengan nuansa religius ini dilaksanakan pada Sabtu pagi, 23 Mei 2026.Rangkaian kegiatan sakral ini dimulai tepat pukul 07.00 hingga 07.45 WIB di Aula Balai Desa Lambanggelun dengan agenda utama pembacaan Manakib Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani. Prosesi doa bersama ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Lambanggelun beserta seluruh jajaran perangkat desa. Kehadiran segenap elemen masyarakat tampak begitu solid, mulai dari jajaran tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga tokoh pemuda desa setempat.Dalam suasana yang penuh kekhusyukan, para hadirin duduk bersila memenuhi aula untuk melantunkan doa dan selawat bersama. Kegiatan pembacaan manakib ini ditujukan sebagai sarana mengetuk pintu langit, memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar Desa Lambanggelun senantiasa diberikan keberkahan, kemakmuran, serta dijauhkan dari segala balak dan bencana.Usai prosesi doa di aula balai desa rampung, acara langsung bergeser ke halaman untuk memulai prosesi budaya yang paling dinantikan, yaitu arak-arakan gunungan hasil bumi. Sejumlah gunungan raksasa yang dihias cantik menggunakan aneka sayuran, buah-buahan, dan palawija hasil panen warga diarak meriah mengelilingi desa. Keterlibatan aktif para tokoh pemuda bersama jajaran pemdes dalam mengawal jalannya keramaian ini membuat suasana arak-arakan berlangsung tertib sekaligus semarak.Melalui momentum sedekah bumi ini, sinergi yang kuat antara pemerintah desa, tokoh lintas generasi, dan masyarakat diharapkan dapat terus terjaga demi memajukan sekaligus melestarikan tradisi luhur di Desa Lambanggelun.

Share with

Kembali ke daftar berita